hey !! Ini untuk pertama kalinya aku nulis di blog hehe maklumin aja yaaaa
Hmm
dimulai dari mana ya?
Aku.
Aku Cuma cewek biasa yang tidak memiliki penampilan yang cukup menarik, ya aku
sedikit gendut, dan menjalani hari-hari kuliah hanya dengan celana jeans. kemeja,
dan tas ransel yang mungkin dimasa-masa kuliah ini banyak cewek yang membawa
tas sandang atau semacam totebag yang kekinian hah.
Aku
ingin menceritakan pengalaman yang aku rasa, yang membuat aku sampai saat ini
masih dilema dengan kenyataan yang aku jalani sekarang. Dimana aku terjebak
dalam situasi yang melibatkan antara aku dan dia (sebut saja dia si biru). Yang
membaca cerita ini pada akhirnya mungkin juga akan merasa bingung, mungkin ada
yang merasa aku ke GR-an dan mungkin ada yang bilang aku naif? atau aku bodoh?.
Ku
ingat-ingat mungkin ini berawal dari kurang lebih dua tahun yang lalu dimana
waktu musim masa ujian akhir semester dan aku masih duduk di semester satu yang
masih menampilkan pembawaan anak baru yang masih polos *eh hahaha.
Saat itu
ujian agama sebenarnya aku sudah curiga dari beberpa hari yang lalu dengan
melihat gelagatnya tapi aku yang polos ini gak ngerti apa-apa, pada saat ujian
kami satu kelas dibagi menjadi dua kelompok si biru dan teman dekatnya
mengikuti kelompok yang aku pilih dengan teman-teman ku, kuperhatikan si biru
ini suka berdiri kalo tidak di sampingku ya di belakangku, juga waktu belajar
di kelas yang sama dia suka duduk tepat di belakang kursi ku, pernah aku
bertanya dengan teman dekat ku apa ada yang aneh atau lucu di belakang ku?
Karna aku bingung dengan keadaan akhir-akhir itu ada apa dengan si biru yang
belum aku kenal dekat meskipun sudah satu semester belajar dalam satu kelas yang
sama.
Karna
adanya kejadian aneh akhir-akhir itu, aku mulai cari tau siapa dia daaaaaan apa
yang aku temukan? Ternyata dia sudah punya pacar!! tapi hubungannya LDR karna
pacarnya kuliah di daerah luar pulau, dari situ aku menyimpulkan mungkin dia
mau mencari kesibukan sendiri untuk buat GR anak cupu kaya aku, sedih banget
ya.
Tapi
lama kelamaan aku jadi GR juga karna dia seperti memperhatikan tapi tidak
secara langsung, kalau di bayangkan aku sering ketawa sendiri mengingat apa
saja yang udah kami lalui, pertama setiap di satu kelas yang sama aku selalu
duduk di depannya kalau tidak ya dia yang duduk di depan ku, dengan warna baju
yang terkadang tidak sengaja sama.
Kemudian pada waktu aku dan teman-teman ku pergi ke perpus untuk cari tugas dan jeng jeng
si biru dan temannya juga datang ke perpus, waktu itu aku dan teman aku N
(inisial) duduk berdua menunggu teman yang lain mencari buku dan coba tebak
???????, dia tiba-tiba duduk di samping ku dan teman ku N, dan tiba-tiba si N
ini ikut pergi mencari buku dengan yang lain meninggalkan aku dan si biru
berdua, jangan di tanya lagi aku langsung keringat dingin jantung berdegup
kencang berasa lari di kejar satpol pp haha, tapi di situ kami tidak bicara
sepatah katapun karna aku membatasi diri dan pandangan dengan bindar, malu cuy.
Aku bingung harus gimana sedangkan aku udah mandi keringat rasanya, tidak lama
kemudian teman ku yang lain datang dan aku langsung melarikan diri dengan
alasan mencari buku yang sebenarnya sudah di depan mata, dan dia juga
pergi mencari teman-temannya.
Ketika
aku dan teman-teman ku sudah selesai mencari buku, kami turun ke bawah, tapi
sesampainya di bawah barang bawaan teman ku ada yang ketinggalan di atas dan
parahnya aku yang di suruh balik ke atas sendiri untuk ambil barangnya, dan
ternyata si biru dan teman-temannya duduk di dekat meja kami tadi, aku dengan
tegang berjalan melalui mereka dan tiba-tiba dia menyapa ku, ngerjain tugas apa
? katanya, aku jawab dengan tegang, kom organisasi duluan yaa, jawab ku, aku
langsung jalan dengan kecepatan yang entah bagaimana.
Lanjut waktu aku satu kelas dengannya dan
ada tugas bagi kelompok, aku sudah senang karna dia nggak kelihatan
mungkin gak masuk pikir ku. Kelompok sudah di bagi dan aku kebagian satu
kelompok dengan salah satu temannya yang kebetulan aku kenal, ternyata dia
tiba-tiba datang dan dia di minta untuk pilih kelompok sendiri oleh dosen ku,
yaaa sudah ku duga dia pilih kelompok ku padahal dia punya teman dekat yang
beda kelompok sama kami, kenapa harus kelompok aku ha??.
Ketika
tepat dihari presentase kelompok, dia datang dan duduk dibelakangku sebelum kami
maju, tebak apa yang terjadi ????? dia pake baju yang hampir sama dengan yang
aku pake waktu hari itu juga, hal ini membuat akuuuu hah ya yang benar saja aku
menjawab pertanyaan dengan sangat buruk karna aku gugup, bukan Cuma gugup karna
jawab pertanyaan orang tapi juga gugup karna dia. Inilah yang aku benci kalau
ada orang yang buat aku gugup buyar semua, aku Cuma berharap kelas ini cepat
selesai aku gak perduli nilai aku jelek atau gimana, aku ngulang juga gak papa.
Keesokan harinya dari presentase itu, kami sekelas lagi, waktu aku sampai di
kelas dan ternyata dia dan temannya sudah sampai duluan, aku dan satu temanku
duduk tidak jauh dari mereka, tiba-tiba aku dengar temannya mengatakan,
tanyalah rumahnya dimana? Aku langsung melirik ke arah mereka, aku bertanya
dalam hati apa maksudnya aku atau temanku ya? Karna kami cuma berempat disana.
Di
sela-sela menunggu dosen yang tak kunjung datang aku duduk sendiri karna
teman-teman ku sibuk selfie tanpa aku, hiks, karna aku lagi sakit perut. Dan
tiba-tiba si biru datang nyamperin anak cewek di belakang ku yang ternyata
setelah ku cari tahu itu teman smk nya. Dan aku menguping pembicaraan mereka,
aku dengar si cewek bilang, yang mana? Si biru jawab, itu, aku lirik kebelakang
mereka lagi liat ke arah ku, aku makin gak karuan, terus terdengar lagi, si
cewek bilang, sapalah, ajak bicara, lalu biru jawab, udah tapi ya gitu, aku
langsung nyamperin teman-teman ku karna aku takut keliatan keringatan.
Dua semester berlalu waktunya ospek mahasiswa baru, yeay. Aku dan tiga
teman ku ikut kepanitiaan, dan dia ikut juga, dihari ospek juga terjadi
kejadian lucu dimana aku sebagai seksi konsumsi dan dia jadi penanggung jawab
pleton. Waktu itu aku jaga snack untuk di bagiin ke adek gemes, tiba-tiba dia
datang bilang, ada kue sisa gak? Lapar, terus aku jawab tanpa ngeliat, gak ada
panitia ga dapat, masih ada anak yang terlambat. Haha cuek amat ya.
Terus
selesai itu kami absen, aku menitipkan tas ku dengan teman sesama panitia,
waktu aku isi absen dan selanjutnya dia, dia absen di punggung panitia yang
menyandang tas yang aku titipkan padahal meja terbentang luas dan kosong
melompong, opo cobaaa.
Oh
iya sebelum aku jaga snack aku ngangkat meja dengan panitia cowok dan aku
langsung di suruh minggir sama panitia cowok yang lain, katanya cewek ga boleh
angkat yang berat, itu tugas cowok hehe, makasi ya, jawab ku. Dan tebak si biru
merhatiin hahaa yes!.
Hari-hari berlalu dan akhirnya sampai di semester tiga, tidak berubah dari
sebelumnya, tapi ada yang berbeda aku tahu dia baru putus dengan pacar ldr nya
itu, dan sedang dekat dengan cewek satu jurusan kami juga daaan cewek itu beda
sekali dengan aku, dia cantik, kurus, feminim sangat, kaya cewek kekinian.
Disitu aku mulai
mengubur semuanya dan menjalani kehidupan yang biasa aja tetapi masih dengan
rasa yang sama meski dia udah punya cewek baru.
Kemudian....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar