Terkadang dalam pertemanan yang memakan waktu yang tidak sebentar kita berharap untuk bertahan dengan hubungan terjalin dalam waktu yang semakin lama dan semakin lama lagi terus hingga waktu berjalan tak terasa berapa lamanya. Namun yang namanya hidup dengan beberapa orang, kita butuh usaha menyatukan pikiran dari kepala yang berbeda-beda, memaklumi sikap, hingga berusaha untuk melengkapi kekurangan satu sama lain.
Seiring waktu berjalan semua akan terbuka, semua sifat akan menampakkan wujudnya, konflik mulai timbul, mulai dari hal yang biasa hingga yang menguras air mata. Kita tidak bisa memaksa orang lain untuk menyukai kita, tapi ingatlah kamu harus tetap berbuat baik meskipun tidak dilihat, meskipun tidak ada respon, meskipun terabaikan, mungkin saja kamu yang salah, kamu muncul disaat yang tidak tepat atau kamu muncul disaat bukan kamu yang diharapkan muncul.
Tapi percayalah teman, ketika temanmu sudah merasa jenuh dengan keadaan diantara kalian dan memilih untuk pergi, bukan berarti dia benci, bukan berarti dia melupakan kalian, tapi dia hanya ingin menyelamatkan situasi agar tidak semakin hancur. Karna apa? Diam bukanlah jalan keluar, percuma ada disana tapi hanya sebatas mengamati, sebatas tau, kalau ada yang bertahan seperti itu, dia berteman hanya sekedarnya, hanya ingin tau bukan punya rasa yang benar-benar ingin berteman.
Kau menuntut ku untuk berbagi cerita ? sedangkan aku muncul hanya sekedar ingin berbaur saja kau anggap angin lalu, bisa dibilang mungkin aku ini cuma "sekedar" ya? kau tau aku menganggap kalian semua lebih dari yang lain, tapi ternyata tidak ada timbal baliknya, aku lebih seperti daun yang hanya mengikuti arus kemana arah angin bertiup, berteman gak ada yang sepertin itu.
Aku berusaha untuk bisa masuk dan berbaur tapi sepertinya memang aku yang gak bisa, tapi aku amatlah kecewa dengan beberapa dari kalian yang mana aku sudah percaya untuk cerita semuanya, tapi perhatiannya ternyata itu hanya sebatas rasa ingin tahu saja, bukan rasa perduli.
Tapi tak apalah ini semua pelajaran ya, kita harus pandai menilai mana orang yang memang mendukung dan mana yang hanya sekedar berpura-pura perduli, di depan perduli di belakang kita dijatuhkan.
Terima kasih tanpa kalian aku gak akan tau gimana aja watak manusia yang ada di sebagian kecil dunia ini.
Tapi aku memang benar-benar sayang kalian sebagai teman meskipun bukan semua ini yang aku harapkan.
Tak mengapa aku anggap ini semua pelajaran teman.
Semoga kalian bertemu dengan orang yang memang cocok dan pantas untuk kalian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar